Penangkaran Burung Murai Batu, Perhatikan Dulu Cara Merawat Kandangnya!

Memelihara burung kini udah jadi hobby untuk beberapa penduduk Indonesia. Akan tapi jarang sekali orang yang manfaatkan hobby nya berikut jadi ladang uang. Bagi kamu pengagum burung kicau, kamu pasti tau berkenaan burung murai batu. Selain cocok dijadikan sebagai hewan peliharaan, burung murai batu ini bisa dijadikan sebagai lahan usaha yang terlalu menjanjikan. Karena burung murai batu membawa nada kicau yang merdu, bermelodi, dan bervariasi.

Selain itu, burung murai batu merupakan tidak benar satu burung yang membawa nilai ekonomis yang memadai tinggi. Anakan murai batu umur 2-3 bulan bisa dihargai antara Rp 2.000.000 – Rp 5.000.000 terkait terhadap mutu indukan. Kamu bisa memulai modal untuk melakukan penangkaran ini dengan bermain sbobet88 bola yang menguntungkan uang dengan cepat.

Tips Merawat Kandang Untuk Penangkaran Burung Murai Batu

Murai batu yang berprestasi dan sering memenangkan perlombaan bisa dihargai hingga ratusan juta rupiah. Beruntungnya MPR RI mendukung penangkaran burung ditengah pandemi sehingga kita bisa menghasilkan uang darisana. Hal ini merupakan tidak benar satu alasan kenapa orang-orang dambakan beternak murai batu.

Menetukan Ukuran Kandang

Ukuran kandang murai batu perlu diperhatikan sebab dapat berdampak terhadap kebugaran dan produktivitas murai batu tersebut. Ukuran kandang yang terlalu besar bisa membuat murai batu terlalu banyak terbang sehingga energinya banyak dipakai untuk bergerak daripada untuk berproduksi.

  • Sedangkan jika kandang terlalu kecil bisa membuat murai batu stress sehingga bisa menggangu reporoduksi murai batu.
  • Kandang ukuran kecil : 60 cm x 60 cm x 60 cm (panjang x lebar x tinggi).
  • Kandang ukuran tengah : 100 cm x 200 cm x 200 cm (panjang x lebar x tinggi).
  • Kandang ukuran besar : 200 cm x 200 cm x 300 cm (panjang x lebar x tinggi).

Menentukan Lokasi Kandang Murai Batu

Kandang memiliki fungsi untuk memudahkan peternak murai batu dalam perlindungan pakan, minum, pengelolaan kotoran, dan perkawinan.

Penempatan kandang penangkaran murai batu terlalu terkait erat bersama dengan kesuksesan penangkaran. Kandang yang tidak benar dapat membuat murai batu tidak mau bertelur.

Umumnya lokasi penangkaran murai batu berada diluar rumah, seperti di samping rumah ataupun perkarangan rumah. Faktor perlu yang perlu diperhatikan adalah area yang dijadikan kandang suasananya memadai tenang dan jarang ada masalah yang berarti.

Cara Menjaga Kebersihan Kandang Murai Batu

Menjaga kebersihan kandang murai batu merupakan segi paling utama untuk kesuksesan dalam membudidayakan murai batu. Dengan tingkat kebersihan yang terjaga, timbulnya bibit penyakit dan hama pasti bisa diminimalisir.

Serta burung murai batu dapat merasa lebih nyaman sehingga terhindar berasal dari serangan stress yang merupakan pemicu timbulnya beragam penyakit terhadap murai batu.

  • Tips perawatan kandang murai batu:
    1. Membersihkan area pakan dan minum tiap-tiap hari.
    2. Setiap pagi, pakan dan air minum perlu tetap diganti bersama dengan yang baru. Sisa air minum atau pakan yang belum habis perlu dibuang.
    3. Setiap hari, area penampungan kotoran burung murai batu perlu dibersihkan dan kotorannya dibuang ke area khusus.
    4. Setiap satu minggu sekali, paling tidak sangkar dibersihkan secara keseluruhan.
    5. Setelah kotoran dibuang, sangkar bisa dicuci selanjutnya disterilkan bersama dengan disinfektan dan obat antikuman, dan juga dikeringkan dibawah cahaya matahari.
    6. Tempat tenggeran burung murai batu terhitung perlu dibersihkan sedikitnya empat hari sekali.

Peralatan Pendukung Kandang Murai Batu

Perlengkapan kandang murai batu membawa peran untuk mendukung pemeliharaan burung di penangkaran. Kandang penangkaran murai batu perlu ditambah sarang pendukung lainnya, seperti tenggeran, bahan sarang, dan sarang murai batu.

  • Perlengkapan kandang lainnya yang perlu dipersiapkan adalah area pakan dan area minum murai batu.
  • Tempat bersarang, peternak murai batu bisa manfaatkan barang bekas seperti baskom plastik yang kecil, kuali bekas, anyaman bambu, dan area nasi. Sebaiknya gunakanlah anyaman bambu, sebab bisa beri tambahan rasa sejuk sehingga membuat murai batu nyaman bertelur dan mengeram.
  • Tenggeran, menempatkan di dalam kandang bersama dengan posisi yang pas sehingga tidak mengganggu keleluasaan murai batu untuk beraktivitas. Perlu diperhatikan, tenggeran yang digunakan untuk perkawinan sebaiknya tidak sembarangan.
  • Jenis, ukuran, dan penempatannya perlu diperhitungkan. Lebih baik manfaatkan tenggeran bersama dengan bahan kayu yang berdiameter 0,15 – 0,2 cm.

Untuk area pakan dan area air minum, sebaiknya kebersihannya tetap dijaga dan tidak tercemar bahan kimia sebelum digunakan. Letak posisi area makan atau area minum sebisa kemungkinan enteng diamati oleh murai batu dan saling berdekatan. Lebih baik lagi jika ditambah wadah untuk area mandi burung murai batu.