Penangkaran Burung Merak

Burung merak, salah satu unggas yang keberadaannya semakin sedikit di Dunia ini. Kecantikan burung merak saat menunjukkan cara ia bertahan hidup, membuat para pemburu yang tidak berakal memburunya secara ekstrim. Buntut burung merak memiliki warna yang indah dengan campuran warna biru, hijau, kuning, coklat, oranye terang, bahkan emas.

Unggas ini memiliki nama latin Pavo Muticus untuk merak hijau, dan Pavo Cristatus untuk merak biru, ada juga merak putih namun memiliki nama yang sama dengan merak biru. Adapun spesies baru bernama merak kongo atau denan nama latinnya sebagai Afropavo Congensis. Merak yang paling terkenal adalah merak hijau yang berasal dari Indonesia, tepatnya Jawa Barat dan juga Jawa Timur.

Keunikan Burung Merak

Jika kita membahas keunikan dari burung merak, tentu saja yang terpikirkan pertama kali adalah ekornya. Ekor burung merak ini digunakan oleh hewan tersebut sebagai bentuk pertahanan hidupnya. Jadi ketika ia merasa terancam, burung merak ini akan melebarkan kipasan ekornya yang seperti tumpukan mata.

Jika pemangsa besar datang maka mereka akan terbang dan mengembangkan ekornya sebagai pelindung untuk bersembunyi, ekornya bisa menyerupai pepohonan loh. Keunikan lainnya sebagai berikut:

Burung merak memiliki sebutan khusus.

Untuk merak jantan biasanya orang luar menyebutnya dengan Peafowl, sedangkan betina disebut sebagai Peacock. Jika kamu melihat sekelompok merak yang bukan keluarga maka disebut “Party”, namun apabila kelompok tersebut merupakan satu keluarga maka akan disebut “Bevy”. Ya, penamaan ini memang jarang orang ketahui karena rata-rata semua dinamakan dengan Peacock baik jantan maupun betina.

Omnivora Terbesar.

Burung Merak bisa dikatakan sebagai hewan Omnivora terbesar di dunia. Ukuran seekor merak bisa mencapai 3 m dengan berat 6 kg.

Ukuran Ekornya Menjadi Pemikat Merak Betina.

Seperti yang buildturkey jelaskan bahwa bulu dari ekornya ini memiliki warna indah berkilau dengan bentuk menyerupai tumpukan mata. Bulu dari ekor merak jantan bisa mencapai 60% ukuran tubuh sang merak. Keunikan ini bertambah karena ternyata para betina akan memilih jantan yang memiliki ekor terpanjang. Namun ternyata bagi jantan, 1 pasangan tidak akan cukup maka si jantan bisa saja memiliki 5 betina sebagai pasangan.

Burung merak sebenarnya mudah mudah susah, karena perkembangan dari anak merak bisa berjalan minum dan makan sejak hari pertama mereka menetas. Usia merak juga bisa mencapai 20 tahun selama ia hidup, baik di penangkaran maupun alam bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *